Web Hosting Serimpi
Disclaimer | Kebijakan Privasi | Aturan dan Tata Tertib
   
  Beranda  
  Cari  
  Covid-19  
  Link Jajan  
  Booking Hotel  
  Komentar  
  Testimoni  
  TOP  
  Undang Teman  
  FAQ  
  Kami  
  Pemilik Resto  
  Lowongan  

Follow Ayojajan on Twitter

 
Daftar Tempat Jajan Lain-lain di Solo
Sampai saat ini, semuanya ada 45 tempat.
Tambah tempat jajan | Daftar kategori di Solo | Kembali ke depan

Kalau Kamu punya komentar sendiri atau kurang sreg dengan komentar yang ada, silakan tambahkan di link 'beri komentar' pada tempat yang dimaksud.
Berilah juga penilaian terhadap tempat jajan yang ada di link 'beri nilai'.

Lihat halaman sebelumnya, 1, 2, 3, 4, 5, berikutnya, Semua

haryowijayanto bilang,
ada tempat namanya Solo,
di Jalan Tondano 5 Old Camp Soroako 92984 Sulsel,
yang jualan Nasi Liwet spesial.
makanannya Halal.
Katanya sih, ...Sejak saya SD tahun 1978 sampai sekarang Nasi Liwetnya Yu Tini paling dipaling, pernah saya undang Saudara saya dari Sulawesi Bu Ahid & Pak Jafar menikmatinya.Pokonya ueeenakkkk.Ke solo tanpa makan nasi liwet yu Tini sama juga boong
Dikirim pada Selasa, 17 Mei 2005 14:05:05 nilai: 7,2/10,0 komentar yang lain ( 0 )
[beri nilai] [komentar kamu]

Wayang bilang,
ada tempat namanya Depan Hotel Jayakarta,
di Perum PT KAI No. 3 Solo Balapan,
yang jualan Nasi Liwet.
makanannya Halal.
Katanya sih, ...Nasi Liwet Yu Tini sejak saya SD tahun 1977 sampai sekarang masih ada dan uenak.Setiap cuti dari rantau selalu makan. Wahh.... uenaaakkkk.
Dikirim pada Selasa, 17 Mei 2005 14:05:35 nilai: 7,2/10,0 komentar yang lain ( 0 )
[beri nilai] [komentar kamu]

Melisa bilang,
ada tempat namanya Nasi Liwet Bu Wongso Lemu,
di Keprabon,
yang jualan Nasi Liwet.
makanannya Halal.
Katanya sih, ...Tempatnya ada di keprabon, deket kota gitu lah... di situ tuh banyak warung2 atau pusat jajan lahh....
Namanya Nasi Liwet Bu Wongso Lemu,... disitu dijual nasi liwet, salah satu khas solo ^_^
biasanya nasi liwet yang dijual tuh bukanya pagi2 dan nemplek di pinggir2 jalan, atau nasi liwet gendong... rasanya hambar kl udah makan nasi liwet bu wongso lemu....

MUANTEBBB REKK!!!

Yang jelas sih kl ke solo dan ga makan nasi liwet bu wongso lemu tuh rugi abis deh....
harganya emang lumayan mahal untuk ukuran kota solo, tapi... rasanya bener2 bikin kangennnnn ^_^ huaaaaa =D

nasi liwet tuh nasi yg dimasak pake santen jadi gurih,.. trus pake sambel goreng, telur dan ayam ^_^ atau jerohan juga bisa =) yummyyyy ^_^

coba deh... jangan sampe salah tempat =D krn ada banyak yg buka dengan nama yg sama ( saking larisnya byk yg niru ) =p
tempatnya di sebelah yang jual gorengan ^_^
Dikirim pada Minggu, 15 Mei 2005 03:05:07 nilai: 7,2/10,0 komentar yang lain ( 7 )
[beri nilai] [komentar kamu]

prastyo eko bilang,
ada tempat namanya Amper cell,
di Manahan , dekat kolam renang , Jual voucher semua operator murah,
makanannya Halal.
Katanya sih, ...Klo butuh HP atau Voucher , segera ke sana harga murah dan pelayanan baik , mudah dijangkau dech
Dikirim pada Kamis, 28 April 2005 19:04:41 nilai: 7,2/10,0 komentar yang lain ( 6 )
[beri nilai] [komentar kamu]

ayuk hilda bilang,
ada tempat namanya timur narita,
di Sebelah timur narita " Kedai Pempek Palembang Asli " Ayuk Hilda & Prm. Madu Asri C3 Gawanan, Colomadu.,
yang jualan pempek palembang.
makanannya Halal.
Katanya sih, ...Patut dicoba rasanya karena dibuat oleh orang asli palembang yang bernama Ayuk Hilda.
Dikirim pada Senin, 25 Oktober 2004 06:10:38 nilai: 7,2/10,0 komentar yang lain ( 0 )
[beri nilai] [komentar kamu]

Gesit A bilang,
ada tempat namanya Susu Amanah,
di Jl. Jayawijaya Mojosongo, dekat Masjid Al-Bakri,
yang jualan Susu Segar.
makanannya Halal.
Katanya sih, ...Tempatnya di depan Warnet Feyz@.net. Sambil chating kita bisa menikmati minum macam-macam susu, ada susu murni, susu coklat, susu telur madu, soda gembira. Makanan kecilnya ada roti bakar, dan makanan khas Solo lainnya.
Dikirim pada Rabu, 13 Oktober 2004 02:10:25 nilai: 7,2/10,0 komentar yang lain ( 1 )
[beri nilai] [komentar kamu]

Bambang Nugroho bilang,
ada tempat namanya Dawet,
Katanya sih, ...DAWET
Menikmati Dawet di cuaca panas memang enak sekali. Nah, kalau kebetulan sedang mampir ke Pasar Gede Solo (sekarang pindah di samping Gladak, karena pasar lama sedang direnovasi dari musibah kebakaran, Red.), jangan lupa cicipi Dawet asal Solo. Dawet atau cendol dari Solo ini terbuat dari pati aren, atau disebut pula sebagai onggok. Air dawetnya pun berwarna putih bukan kecokelatan karena guyuran sirup gula kelapa.
Isi dawetnya selain cendol, biasanya diberi selasih dan pacar cina. Sebagai pemanisnya, sirup gula kelapa. Untuk mendapatkan kesegaran Dawet tadi, kita hanya perlu merogoh kantong sebanyak Rp. 1000 rupiah saja.
Dikirim pada Selasa, 12 Oktober 2004 17:10:11 nilai: 7,2/10,0 komentar yang lain ( 1 )
[beri nilai] [komentar kamu]

Bambang Nugroho bilang,
ada tempat namanya Pasar Gede,
yang jualan Gempol Pleret.
makanannya Halal.
Katanya sih, ...GEMPOL PLERET
Minuman segar ini sekarang sudah mulai susah dijumpai. Hanya di tempat-tempat tertentu gempol pleret yang manis-manis gurih ini baru bisa ditemui. Salah satunya, di depan Toko Abon Varia, di kawasan Coyudan. Gempol pleret terdiri dari bulatan-bulatan tepung beras seukuran ibu jari orang dewasa. Bulatan ini lantas diguyur dengan kuah santan, dan dikucuri gula kelapa cair. Rasanya? Wah, sedap sekali, apalagi dinikmati di pinggir jalan sambil berdiri.
Dikirim pada Selasa, 12 Oktober 2004 17:10:49 nilai: 7,2/10,0 komentar yang lain ( 2 )
[beri nilai] [komentar kamu]

bambang Nugroho bilang,
ada tempat namanya Bistik,
yang jualan Bistik, dan makanan khas solo.
makanannya Halal.
Katanya sih, ...SERABI NOTOSUMAN
Pergi jalan-jalan ke Solo, jangan lupa mencicipi serabi. Bedanya dengan serabi yang sudah kita kenal, serabi khas Solo tidak dimakan bersama saus santan manis. Tetapi rasanya memang sudah manis. Salah satu penjual serabi ternama di kota Solo adalah Serabi Notosuman. Letaknya di Jl. Mr. Moh. Yamin.
Awalnya di tahun 1920-an, pasangan Hoo Gieng Hok 1920-an memulai usaha serabi di Notosuman. Usaha ini ternyata berkembang, sampai-sampai bisa diwariskan kepada anak cucu. Makin terkenal lagi pada masa Ibu Margo Utomo. Karena serabinya yang kondang itu, beliau pernah di-booking oleh Bung Karno. Ibu Margo Utomo tidak boleh menjual serabinya selama sehari ke masyarakat. Dari membuat biangnya pertama jam 9 pagi sampai membuat serabi terakhir dijaga terus oleh tentara.
Saat ini usaha keluarga diteruskan oleh putra-putri Ibu Margo Utomo. Di Solo sendiri terdapat dua toko Serabi Notosuman. Keduanya dikelola oleh dua orang putri Ibu Margo, yaitu Ny. Handayani dan adiknya, Ny. Lidya. "Kedua toko ini saling mendukung, kok, tidak saling bersaingan," ujar Lidya kepada Sedap Sekejap. "Soalnya kalau salah satu dari toko kita bahannya habis, kita bisa back up. Hingga nyaris tak ada sisa adonan," lanjutnya lagi.
Serabi favorit kota Solo ini dalam sehari di satu toko bisa menghabiskan 20 kg beras. "Belum lagi kalau ada tambahan pesanan. Bisa lebih dari itu. Di hari libur, Sabtu, atau Minggu pesanan juga banyak," ujar Lidya sambil tersenyum. Tak heran kalau ingin mendapat serabi, kita memang harus pagi-pagi sekali datang memesan. Terlambat sedikit, bisa-bisa gagal membawa serabi. "Sebenarnya kita mulai siapkan bahan dari pukul 2 dini hari. Ke toko sekitar jam 2.30. Tapi herannya ada saja yang datang jam segitu, lo," kata Lidya.
Kalau sedang banyak pesanan, bisa saja kita yang datang pukul 5.00 baru bisa dilayani pukul 7.00. Di hari biasa memang kita bisa datang sedikit lebih siang, tetapi tetap tidak bisa lebih dari pukul 10.00.
Biarpun ada 2 toko, tapi pengaduk adonannya cuma satu, lo! "Kita masih satu resep. Bahan-bahannya sama. Cuma tempat jualannya saja beda. Begitu juga yang di Yogya. Biarpun pengaduknya beda, tapi bahan dan resep masih sama. Jadi dari segi rasa tak ada perbedaan."
Dikirim pada Selasa, 12 Oktober 2004 17:10:12 nilai: 7,2/10,0 komentar yang lain ( 0 )
[beri nilai] [komentar kamu]

Gesit A bilang,
ada tempat namanya Warung Celup,
di Depan Rutan Slamet Riadi dan Lapangan Manahan,
yang jualan macam-macam.
Katanya sih, ...Tempatnya lumayan santai. Pilih makanan sendiri, celupkan ke kuah panas. Harga mulai Rp 500 s/d Rp 2500 per tusuk.
Jenis harga dibedakan berdasarkan warna tusuk.
Dikirim pada Selasa, 12 Oktober 2004 15:10:41 nilai: 7,2/10,0 komentar yang lain ( 3 )
[beri nilai] [komentar kamu]



Lihat halaman sebelumnya, 1, 2, 3, 4, 5, berikutnya, Semua

Tambah tempat jajan | Daftar kategori di Solo | Kembali ke depan

   
Perubahan terakhir: 25/06/20
Hak cipta dipegang oleh Samigun Inc. © 2001-2021. Design by Ytse-Jam